12.12.2009

Social culture VS Social networking

Black in News powered by Blackinnovationawards
Photobucket
Dua tahun lalu, Nama-nama seperti website, chating, yahoo messengger atau Mirc, belum begitu membahana seperti saat ini. saya pun belum mengenal blog, apalagi friendster dan facebook. Suatu hal yang ironis memang, di mana perkembangan teknologi informasi begitu pesatnya menjamahi masyarakat indonesia, namun di sisi lain fenomena "anjlok"nya norma sosial dan budaya semakin merajalela. Apakah ini ada hubunganya? Apakah kemajuan tehnologi informasi (dalam hal ini social networking) telah mengikis sebagian besar norma-norma Social culture masyarakat? apakah Internet menjadi pelarian bagi sebagian kalangan yang gagal dalam membina jati dirinya di dunia nyata?

Sekitar tahun 2005, kata-kata seperti google dan yahoo masih sangat asing terdengar di telinga saya, jangankan memiliki akun dari situs-situs tersebut, mendengar istilah search engine saja bisa membuat kepala ini berfikir keras, tanpa saya menyadari bila google dan yahoo termasuk dalam kategori tersebut (huzzzz ga boleh ketawa...). Hal itu bukan tanpa sebab, karena waktu itu memang dunia internet belum begitu meledakan boom nya ke kalangan masyarakat menengah kebawah. Profider-profider internet sepperti smart,speedy, indosat, dan telkom masih belum begitu maksimal dalam mengembangkan bisnis jaringan internetnya. Maklum di tahun tersebut penggunaan profider telekomunikasi (di daerah saya) masih sebatas untuk SMS dan telepfon saja.

Bukanlah suatu yang mengherankan bila saat itu seseorang mengatakan saya gaptek alias gagap teknologi bila menyentuh kotak ajaib yang di sebut komputer. Seiring dengan berjalanya waktu, Alur kehidupan membawa saya untuk kuliah di sebuah kampus kecil berbasis informatika. Bak gayung bersambut, berkembangnya kemampuan saya di dunia komputer dan internet di ikuti pula oleh Dunia Social Networking yang juga mulai melebarkan sayapnya. Bermula dengan boomingnya friendster di kalangan remaja dan orang dewasa di ikuti dengan munculnya facebook,Twitter dan berbagai fasilitas pendukungnya baik itu HP canggih berfitur browsing yang mendukung maupun kemudahan-kemudahan yang di berikan pada pengguna profider telekomunikasi (smart, IM2, Speedy dan USB modem dari banyak jenis perusahaan).

Blog yang tadinya hanya sebagai situs pribadi untuk menulis kegiatan harian seseorang, kini telah beralih fungsi menjadi situs web profesional yang di manfaatkan untuk berbagai kepentingan, baik untuk bersosialisai, bisnis online maupun sarana edukasi. Hal ini bisa di lihat dari berbagai tema blog yang kini terapkan oleh para blogger. Ada yang sebatas curhat, tutorial, pembahasan berbagai masalah seperti ekonomi, politik, sosial dan budaya sampai pada kepentingan komersiil seperti bisnis online dan sejenisnya.

Sisi positif dari semua itu adalah semakin banyaknya anak bangsa yang "melek" teknologi, itu akan berpengaruh besar bagi negri kita tercinta ini bila kita bisa mengembangkan potensi tersebut untuk mengharumkan nama bangsa di dunia internasional. Tragisnya adalah, orang-orang lebih memilih bersilaturahim menggunakan friendster (dengan fitur barunya) dan facebook. Sehingga tradisi lama seperti berkunjung ke rumah seorang teman atau kerabat kini agak sedikit berkurang. Oh ya....ada satu hal lagi yang secara langsung maupun tidak- mulai lenyap terlindas oleh fitur-fitur dunia maya ini. POS....yah.....surat menyurat melalui POS kini hampir musnah di telan zaman.

Di sinilah garis bawah yang perlu kita renungkan lebih jauh. Ingatkah kita dengan Buku berjudul "Habis gelap terbitlah terang" yang begitu legendaris???? dari manakah buku itu berawal ?.......tak lain jawabanya adalah dari surat-menyurat antara RA Kartini dan sahabatnya di negeri nan jauh di sana. Bayangkan, bila waktu itu RA.Kartini hanya chating di PC untuk berkomunikasi dengan sahabatnya, mungkin inspirasi luhur tak akan ia dapatkan dan emansipasi wanita tak akan terwujud (untungya waktu itu belum ada internet yah....jadi emansipasi wanita bener-bener terwujud). Contoh kecil seperti ini mungkin bisa memberikan gambaran secara luas untuk kehidupan bangsa kita dalam jangka waktu sepuluh tahun ke depan.

Banyangkan bila adik-adik kita, anak-anak kita dan generasi setelah kita tetap memilih untuk bersosialisasi lewat chating atau jejaring sosial seperti yang ada saat ini, mungkin kemerosotan moral akan semakin parah terjadi, tata-krama yang dulunya bisa di bina dengan mengukir pengalaman berkumpul dengan orang akan mulai musnah karena mereka hanya duduk di depan Komputer dan mencoba berbicara dengan orang lain tanpa harus bertemu langsung. Sehingga aktualisasi diri untuk belajar bersikap apa adanya di depan orang lain tak akan terbentuk dengan sempurna. Mungkin solusinya adalah pendidikan moral yang harus lebih di galakan oleh para orang tua, diikuti dengan pengawasan yang ketat untuk masalah social networking ini. Karena keberadaan sesuatu pasti memiliki sisi positif maupun negatif, tergantung seberapa besar penguasaan dan bagaimana seseorang menggunakanya.

Menurut survey yang pernah saya dengar di radio lokal, antara 80% sampai 90% pengguna Friendster dan facebook memiliki profil dan jatidiri palsu bahkan untuk fotonya (telah di edit). Para pengguna jejaring sosial itu berlomba - lomba untuk menampilkan dirinya sebaik mungkin di dunia maya, berharap akan memiliki banyak teman, namun tak jarang ada yang kecewa begitu bertemu secara langsung dengan seseorang yang di kenalnya lewat jejaring sosial, kenapa? karena gambaran-gambaran yang di berikan saat perkenalan, sangat jauh berbeda dengan aslinya. Itulah mengapa saya memakai foto Avatar di facebook, karena saya ingin menipu orang lain baik secara fisik maupun mental. Orang lain mengenal saya sebagai Rico Adi Suprapto ketimbang Aditya, karena Rico Adi Suprapto merupakan bayangan diri saya di dunia maya. Keaslian saya sepenuhnya saya berikan di blog, karena di sinilah saya bisa berfikir lebih cerdas dan dewasa.

Beralih sedikit ke masalah blog, ada baiknya bila kita memiliki kejujuran yang mendasar untuk dunia yang satu ini, saya yakin siapapun anda selama anda adalah seorang blogholic baik itu blogspot, wordpress, multiply dan lain sebagainya, pasti memiliki keinginan untuk di kenal secara nyata, penggunaan blog lebih cerdas di bandingkan jejaring sosial (tergantung penggunanya sih), penggunaan blog akan terus awet meskipun jejaring sosial mulai di tinggalkan oleh peminatnya, karena blog adalah tempat berkreasi dan tempat menyalurkan fikiran kita ke dunia luar. Ada baiknya bila suatu hari nanti kita bisa bertemu secara langsung agar keberadaan identitas semu di dunia maya ini bisa sedikit terkikis.

Akhir kata, apakah Social Networking adalah pelarian untuk dunia nyata yang kurang memberi kebahagiaan? jawabanya relatif, tergantung dari tujuan awal kita menggunakan fasilitas tersebut, bagi saya secara pribadi, social networking "Bukan" sebuah pelarian, karena saya memiliki kehidupan yang cukup menyenangkan di dunia nyata (BTW profil palsu di facebook hanya sebatas have fun dan bukan wujud pelarian jati diri......lucu juga liat orang manggil saya Rico ahahahahaha).

46 komentar temen:

enigma mengatakan...

Saya dukung supaya kamu bisa menang djarum black blog. maju terus bro. tulisannya keren.

genial mengatakan...

pertamaxxx dulu kang...

genial mengatakan...

wewwww... ternyata saiia salah... bukannya patromaxxx... jd malu... huihihihihihi.. kang, sekedar komen bole kan.. ini knp comment postnya mesti mengharuskan kita log in dulu kang?!?!? apa gag makin menutup traggil..?!?!??! iia gpp juga sii kang...

mengenai pesbuk... hueueueuhhhehehe agag kurang aware saiianya kang :( gpp kan?!?!?

Ivan Kavalera mengatakan...

Tulisan mantap lagi nih di sore hari. Maaf telat tiba.

Aditya's Blogsphere mengatakan...

@ enigma....makasih bang....artikel mistery nya juga harus maju terus lho....
@genial....ya harus log in...untuk menghindari teroris aahahahahahaha....ane ugak seneng ma profil anonim gitu ahaahahaha
@ivan.....baru aja di post..jd ga terlambat kok :)

RifkyPanzer™ mengatakan...

betul mari ngeblog! mari berbagi..gw lebih suka ngeblog ketimbang Fb an..lebih punya tantangan bro

Newsoul mengatakan...

Siip. Bagi saya pribadi, blog dan FB, jati diri saya tetap sama. Saya yang seadanya. Tentu tiap orang punya pertimbangan sendiri. Terus semangat ya dit....

Anita mengatakan...

yaa memang sesuatu itu tak terlepas segi positif dan negatifnya, seperti yg dipostingan anda bilang "HABIS GELAP TERBITLAH TERANG" yg merujuk pada R.A.Kartini,ini merupakan gambaran sisi positifnya.

tapi dibalik semua itu,kita juga jgn mengabaikan istilah "SESUDAH TERANG DATANGLAH GELAP", yg dimana pornografi dapat diakses kapan saja dan dimana saja,tanpa ada sensor sensoran.yg parahnya rata rata ini diakses oleh kalangan usia dibawah umur. :)

btw, nice posting :)

genial mengatakan...

ooo gtu iia kang... emang banyak teroris apa kang?!?!? huehehehehehe... seeeppp lah pk'nya...
mengenai loading page yang berat di tempat saiia.. semua sudah melalui bertahap2 pemikiran gmn caranya supaya tetep enak tp ilmu gag kebuang (bagi pengunjung) dan akhirnya saiia bersikeras utk ttp mempertahankan gambar2 besar tsb kang... sekali lagi maaf jika emang memberatkan buat akangnya.. tanpa menunggu loading selesai, langsung tulis komen juga gpp ko' kang...
cheers :)

Clara mengatakan...

wah saya sih nggak pernah pake yg palsu" dimana pun...*mikir* selalu pengen dikenal apa adanya XD

kang vip'84 mengatakan...

wah.. nice POSTING brow,
secara tak sengaja q juga merasakan hal yg sama..
ID yahoo : 4
ID gmail : 3
MIRC : 2
ID chatting nimbuzz n mig33 : 1
tp facebook cm 1
blog : 6,yg murni 1
hahahahahaha...
btw,intinya c ''social network'' harus seimbang gtu aja koq repot.

Aditya's Blogsphere mengatakan...

@kang vip.......itu sih kedanan teknoloi kang kwkwkwkwkwkw

NURA mengatakan...

salam sobat
iya benar sobat ,saya ingin dikenal secara dunia nyata juga,,selain dunia maya.
semoga pengguna blog awet terus.

yanuar catur rastafara mengatakan...

iyah nih, saya juga pernah ngeliat status fb gini "menuhankan pesbuk"
gimana tuh yah?

-Gek- mengatakan...

Nama palsu ga ada Adit.. apa Rico.. hehehe.

Nama panggilan banyak...

Atau nama yg keren2, yg kita anggap sesuai banget sama karakter kita..

Palsu? Enggak ah. :)

Sip, gan!

Aditya's Blogsphere mengatakan...

@GEK,kn aq dh ksh tw nama asli q ke km kmrn?hehe,anak2 manggil aq sepeda mtor karisma,hehe tp di blog,aq make nama blakang!

PhonanK mengatakan...

Sudah saatnya masyarakat kita ini khususnya kaum muda melek internet...

Karena informasi dengan mudah dan cepat didapat.

Yah alangkah baiknya dengan adanya informasi melalui internet ini, disikapi dengan positif,, jangan negatif

anindyarahadi mengatakan...

untung pas nge-add aku smpyn ngomong jeneng blogmu. sip.. mas.. santai jeh, aku nang mburimu hehe. fotone wes apik maneh rek gak nggae toptank hahaha.

aku gak esmoni mas, aku es campur.. gak lah, aku cuma kaget. hahahha. hidup kebebasan berpikir!!


seneng2 ae kok aku.. nah ketimbang onok sing komen ng postingku jarene aku playgirl.. waduh, aku sih gak rumongso.. wong gak lapo2 tiba2 dikomen playgirl -_____-a

Aditya's Blogsphere mengatakan...

@ANIN...halah kok jd kata2ne cak boyo,btw aq g komen gt lhow,kpn emge?aq ga liat?pdhl aq dh 4 x datang ke blogmu di posting bintangmu itu!

Kang Sugeng mengatakan...

hmmmm.... gitu ya dit? **manggut-manggut** mencoba mencerna apa yg baru aja ku lahap, ngeblog memang pesat sekali pertumbuhannya...

rezKY p-RA-tama mengatakan...

aku kasih2 komen di postinganmu ya bro,,hehe

nyubi mengatakan...

ambil postif nya aja kang Adit :)
ow ya.. blog kang Adit yang keren ini udah nancep di blog saya. Silahkan di cek di sini :)
*komengnya ga ada pilihan Name/Url ya?*

Laksamana Embun mengatakan...

Smuanya tu trgantung si pengguna sendiri.. Menggunakan nya kearah mana.. Sama dengan Pisau yang kita pegang mau di buat potong bawang atau membunuh orang?

Oia Kang kalau boleh kasih saran pengaturan Komment nya buka aja untuk smua orang,, Jadi yang ga punya blog juga bisa comment ksini.. Saya Jadi harus repot2 buka blog buat comment ksni..

Thanks

Job Review mengatakan...

wakh kalo facebook aku hanya lebih mengenal pokernya mas

bhogey mengatakan...

wah kontes jarum black ni, moga aja menang mas, saya dukung dah

Didiet mengatakan...

bener..benr kadang kala banyak banget orang saking keasikan ngeblog atu main internet lupa apda dunia nyata mereka asik pada dunia maya...........

Cerita Tugu mengatakan...

terimakasih banyak mas Adit,tipsnya udah inyong download,semua yang mas Adit ulas benar adanya,nanti akan inyong praktikin satu-satu itu marquee.
sekalilagi terimakasih

DianRibut mengatakan...

artikel keren mass. .
good luck di djarum blacknya

dtunggu kunjungan baliknyaa. . .

Andie mengatakan...

semakin besar pengaruh teknnologi bang.
ada yang beli blackberry cuma pengen buat facebookan doank. dan ga maksimalin fungsi lainnya. na'as banget dah.

*halah*

ayo lah blogger!!! jayalah bloggerr!!!!

Edo Belva mengatakan...

Hooo...
Setiap manusia pasti lebih suka cara2 yang instan bin murah..
Chatting kan jauuh lebih praktis dan murah ketimbang menggunakan suat, jadi menurut saya ini merupakan hal yang wajar jika banyak orang lebih memilih bersilahturahmi dengan chatting dan jejaring sosial di dunia maya.

Tapi apapun yang berlebihan memang tidak bagus, begitu pula dengan chatting dan aktivitas dunia maya.. kita harus bisa menyeimbangkan antara kegiatan kita di dunia maya dan kegiatan kita di dunia nyata..

Begitulah pendapat sayaa..

Insan Setia Nugraha mengatakan...

Hahaha... lg ketawea keras2 membayangkan Ibu Kartini chatting di YM sambil update status fb...mmh, mmh,,
Good opinion sob!!

Quinie mengatakan...

hm... kalo sayah, dari dunia maya, ujung2nya ketemuan alias kopdar juga kok di dunia nyata

dhaniels mengatakan...

wah.. akhirnya ada yang berpikiran sama.. perlu di catat nih bang. warnet (warung internet) sekarang ini udah bukan tempat kaya rental. atau sekedar main internet. tapi di tempatku hampir puluhan warnet jadi tempat judi online. tuh warnet full enggk pernah kosong. yang isi-nya anak-anak muda yang kerajingan POKER. yang blogging kebagian tempat.. sakittttt. salam kenal. semoga menang

Zippy mengatakan...

Kalo buat saya, situs social networking hanya untuk have fun aja...
Ya...daripada bete gak ngapa2in, ckckck...
Selain itu, nambah teman juga :D
Oh..ya, salam kenal :)

Jalani hidup apa adanya mengatakan...

maaf ya kalo koment ku urutan terakhir melulu sebab sibuk sihhh oh ya saya trus dukung competisi black jarum mu walau aku tidak pernah merokok...terimakasih ya ratikelnya sangat menarik

Heru Wiratno mengatakan...

Walah... samas,, saya mengenal search engine juga lum lama paling juga baru hampir setahunan. hehe..
ditahun 2005 apalagi? saya masih sekulah sma? padahal sekarang anak-anak smp/ sd saja sudah mengenalnya..
tahun 2005 hp aja jarang yang punya?

Zahra Lathifa mengatakan...

adiiit...sorrry br sempet bw yach...aku juga sama kayak zippy, social networking utk memudahkan kita keep connected sma temen, tapi koneksi nyata tetep memegang peranan penting!

anindyarahadi mengatakan...

hahahhahaha MAS RICOO!! MAS RICOO!!

kayak di cerpennya Dee, judulnya RIco de coro

mas adit coro bukan? qiqiqiqi..
udah tak edit postingannya yang kemaren, soal kakiku ;)

Aditya's Blogsphere mengatakan...

@anin,hiii.....aq paling jijik ma coro,mending di kerubuti ular drpd itu

SokTempe mengatakan...

masa' gak pake nama asli..
jadi saya manggilanya mas rico atau siapa nih?
salam kenal..

aaimz mengatakan...

bagus banget ne jejaring sosial buat kita lebih melek informasi,,,,

Muhammad Aris Taufik mengatakan...

broo.. mw nanya nih, blogku kok gak bisa aku submit ke kontes blogger djarum black ya..

padahal kalau blogku sudah terdaftar aku mw buat template khusus djarum black, yang akan aku ajukan untuk kontes,,

kosong mengatakan...

ayo semangat semangat semngat

ichaelmago mengatakan...

hmm..
survey dari radionya bener banget tuh, terutama friendster. isinya banyakan palsu dan diedit-edit. jadi inget jaman SMP dulu, pas fs booming. hehe.

ichaelmago mengatakan...

tes..komen yang tadi udah masuk belom sih?

Itik Bali mengatakan...

Kok komenku kemaren gak ada ya mas?
wah padahal aku sudah komen panjang lebar dan indah lho..
kok ngga masuk ya??