2.01.2010

Thelephaty Dengan Presiden SBY

1. Djarum Black 2. Djarum Black Menthol 3. jarum Black Slimz 4. Djarum Black Slimznation 5. Djarum Black Motodify 6. Djarum Black Night Slalom 7. Autoblackthrough 8. Autoblackthrough goes to campus 9. Blackinnovationawards 10. Blackinnovationawards goes to campus 11. Black In News 12. Black Car Community 13. Black Motor Community 14. Black Community
Pada tanggal 28 Januari kemarin saya iseng-iseng melakukan meditasi (sebuah proses penenangan diri untuk mencari inspirasi) berkaitan dengan Demo Mahasiswa atas Seratus hari kepemimpinan presiden Susilo Bambang Yudoyono, entah cara ini "Di Haramkan" oleh MUI atau tidak, saya hanya ingin melakukan apa yang saya mau, selama itu tidak menyakiti orang lain (itu hak priogritas saya bukan?).

Dari telephaty / Proses supranatural itu terjadi komunikasi yang tidak wajar antara seorang presiden dan rakyat biasa , suatu bentuk komunikasi jarak jauh yang hasilnya akan saya tampilkan di sini berupa teks, berikut liputanya :

Saya : Waktu itu saya menanyakan (kenapa pak presiden membiarkan saja dirinya di hina seperti itu, bukankah "aspirasi" yang di katakan oleh para mahasiswa itu kini lebih mengarah pada pelecehan terhadap pemerintah, mereka hanya korban bodoh dari konspirasi politik, skripsi aja masih sering kopas/download sudah sok pinter, absen sering A, banyak yang sering mabuk dan free sex, meski ga semua, tapi mayoritas, kok mereka dengan pede-nya megang mikropon dan berteriak-teriak.....)menilai sebuah pemerintahan dalam waktu 3 bulan sepuluh hari saya kira adalah pikiran dangkal.....karena jabatan presiden itu 5 tahun bukan 100 hari, goblokkkkkk.....
Beliau :Pak presiden menyatakan ( bahwa itu adalah hal biasa yang di alami presiden, hampir semua presiden di Dunia pernah di gitukan, baik-ataupun buruk pemerintahanya)
Saya :Menanyakan tentang kasus bank century dan berbagai permasalahan yang di derita rakyat kecil ( saya keluarkan semua uneg-uneg yang selama ini mengganggu pikiran ini, seperti : kenapa masih banyak pengangguran, kenapa masih banyak separatisme, kenapa masih banyak orang miskin, kenapa masih saja ada penghinaan terhadap pemimpin, kenapa negara barat masih menginjak-injak tanah kita tanpa tau diri dan lain sebagainya)
Beliau: (Pak presiden hanya menyinggung soal "Sinergi", " Akuntabilitas","Statement" dan berbagai istilah lain yang belum tentu di mengerti oleh penduduknya, rakyatnya yang masih goblok tapi sok pinter seperti saya ini.)
Saya :Mencoba berdebat, (kenapa gaji menteri dan DPR yang perutnya semakin gembung itu di naikan? di kasih laptop, renovasi rumah dan mobil baru, padahal banyak sekali masalah di indonesia yang berhubungan dengan istilah "gaji" tersebut, saya bilang dengan tegas "Mbok pak presiden lihat dooong" di daerah saya ada GTT dengan gaji 20 rb perbulan, tapi dia rajin bekerja dan memberikan ilmu kepada anak bangsa, di daerah saya, perangkat desa yang 24 jam selalu siap melayani masyarakat, yang hidup-matinya masyarakat tergantung stempel mereka, tidak di gaji oleh pemerintah, DPR tu apa sih? hanya sekumpulan orang yang "sebagian kecil" berhati nurani, mereka hanya "Sok" melayani masyarakat dan berapi-api jika ada kasus semacam century, "sok" berjuang demi rakyat padahal yang mereka inginkan hanya nama besar,sensasi dan menjatuhkan lawan politiknya, mereka bukan wakil rakyat, mereka penguasa rakyat....)
Beliau : (Menjawab dengan bahasan khas seperti materi pelajaran PKn kelas 5 SD, terkesan seperti itu, teoritis dan seolah perfect dalam porsinya) tapi saya malah bingung, bisa toh yang seperti itu terlaksana ????????
Saya : Dengan api membara menyindir : (Oh ya...kalau bicara soal pelajaran PKn, saya lalu menyinggung pasal 5 Pancasila, (temen-temen cari saja sendiri bunyinya gimana), Berkaitan dengan pasal itu, kenapa keadilan masih mahal di indonesia???Lihat, Pak Sat Pol PP selalu semena-mena saat menggusur lapak pedagang kaki lima, alasanya karena mereka mendapat perlawanan, "Ya Jelas Dong Di Lawan" karena hanya itu mata pencaharian mereka (para pedagang itu), mana kesempatan berusaha yang di janjikan pemerintahanmu pak?tidak semua orang bisa buat ruko atau nyewa ruko, mereka bermodal pas-pasan, dan hanya itu yang mereka miliki, sampai hati mereka di pukuli dan di hina oleh kaum berkuasa ? selalu saja alasanya mereka mengganggu fasilitas umum dan pemerintah hanya mengembalikan fungsi lahan, apa bener itu alasanya?) tanya saya marah-marah....
Beliau : (Menjawab dengan tegas untuk segera menindak lanjuti masalah ini.....)
Saya : Mendebat.....(bosen pak denger begituan.....coba saja, kalau rakyat kecil minta ijin untuk usaha asongan....apa mungkin di kasih? sedangkan frenchise seperti HYPERMART, carefure, KFC, Alfamart dan pembangunan apartemen mewah? selalu mendapat ijin, Bahkan bila harus menggusur pemukiman kumuh untuk membangunya, anak buahmu di Pemda dan jajaranya selalu "Ayo Aja" bukankah supermarket itu mengurangi omset penjualan rakyatmu sendiri? mereka kan perusahaan asing? Dan apartemen mewah itu hanya di nikmati rakyat "besar" yang punya Duit, kalau urusan usaha yang di nilai menguntungkan kok selalu dapat ijin, apa ini masalah "uang"?)
Beliau : Menjawab: (No Comment) dan saya sadar, SBY di kenal sebagai presiden yang penuh kehati-hatian.

Setelah mendengar jawaban terakhir itu, saya langsung menghentikan kontak komuniklasi supranatural, sekian dulu cerita saya, mengenai telephaty ini, bagaimana dan seperti apa prosesnya akan saya jelaskan di posting berikutnya, Saya akan sangat senang bila pak SBY mengomentari tulisan ini, daripada ikut demo mending saya menulis.........(SILAHKAN KASIH KOMEN YANG MENDIDIK, TIDAK MENDEBAT, NO SPAM, NO PORN, NO SARA, NO IKLAN, NO ANONYMOUS PROXY, THANKS)

49 komentar temen:

Aditya's Blogsphere mengatakan...

meski ga semua, tapi mayoritas, GARIS BAAH DARI PERNYATAAN ITU ADALAH : BUKANYA SAYA MENJELEK-JELEKAN MEREKA....TAPI KEMBALI PADA REALITAS...HARUS DI AKUI MEMANG TIDAK SEMUA TAPI MAYORITAS DARI MEREKA MASIH SEPERTI ITU...KARENA SAYA MENGALAMI DAN PERNAH BERGAUL....TRIMS....

Yolizz mengatakan...

duuhh.. urusan politik yah?! aku bingung dan sering capek sendiri kalo memperhatikannya mas...

tapi satu pertanyaan aku: kenapa harus diwarnain merah gituh sih?! susah bacanya,, hehehe... :p

Aditya's Blogsphere mengatakan...

Oke2 dah tak [erbaiki tuh....memang teks color default q abu2 jadi butuh background yang gelam thanks yah

Itik Bali mengatakan...

Manusia ada baik dan buruknya mas
tak terkecuali Presiden SBY
namun dia mencalonkan dipilih untuk jadi presiden dan menang
dia sudah mengemban jabatan itu, jadi selayaknya dia juga dituntut harus mampu untuk menjadi presiden yang baik.
Harus rela dikritik, dan harus rela mengakui dan memperbaiki bila ada kesalahan..

Gak perlu mengelak atau defense dengan bahasa yang halus
kalo ngga mampu ya harus mengakui bahwa dia tak mampu

Jalani hidup apa adanya mengatakan...

cari orang yang setengah dewa ada ngak ya kaya lagu iwan fales

jadikan hari ini lebih baik lagi mengatakan...

Artikelnya mantap sahabat kalau semua kaya sahabat pasti mau mengkeritik pemerintah pasti lebih serius

Rafi mengatakan...

Hii...Ini kunjungan pertama Rafi, Sebelum ikutan Koment, Sallam Kenal Aja dulu deh. Sukses



Regards'
Rafi

rio2000 mengatakan...

benar juga mahasiswa belagu (sok tahu) tapi presidennya juga ngeselin (suka lambat bertindak)

soal adbrite saya ga tertarik pasang :D
tapi untuk tutorial cek aja google

http://tinyurl.com/optimasi-adbrite

kalo mau jujur saya sudah nyerah ikut monetize ini, monetize itu, saya lebih senang cari duit di darat saja wkwkwkwkwkw :p

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

mantap banget telepatynya Dit...
Moga ada mahasiswa yang membacanya.

Laksamana Embun mengatakan...

Kita tunggu saja kinerja dari Beliau, Bagaimnapun Beliau di pilih oleh Rakyat.

attayaya mengatakan...

target 100 hari itu adalah hal yang tidak masuk akal secara Akuntansi Keuangan Pemerintahan.
hal ini hanya bisa dilaksanakan pada hal2 yang tidak menyangkut keuangan secara langsung, karena alur prosedur APBN yang memakan waktu 360 hari.
target bisa ditanyakan untuk bidang politik, hukum, keadilan, dll.
hmmm... kok komentar akhirnya "no comment" ya? kek mba dessy ratnasari dahulu.
aku pengen juga dong diajari telepati

NURA mengatakan...

salam sobat
wah pengalaman begaul dengan mereka ya mas ADIT,,
memang sudah terpatri ya,,, kejelekan mereka,,apa sulit dihilangkan?

enigma mengatakan...

Menarik juga postingan ini. Membuat kita berpikir. Tapi saya setuju bahwa pikiran yang intelek itu perlu dikedepankan. Jadi tidak asal heboh-heboh atau ribut. Gud Job bro.

Reni mengatakan...

Menyampaikan aspirasi bagiku sah-2 saja, tapi tetap harus sesuai dengan norma-2 yang ada.
Mahasiswa demo boleh-2 saja, tapi tetap harus mengedepankan obyektivitas.
Hanya saja yang patut disayangkan adalah, orang-2 yang dulu disebut aktivis ternyata setelah jadi pejabat kok bisa berubah 'haluan' ya ?

Wawank mengatakan...

HEBAT NI !

sauskecap mengatakan...

wah emang si pemerintahan 5 tahun, tapi sby sendiri yang menjanjikan 100 hari kerja pemerintahnya membaha hasil...

Dees mengatakan...

hehehehe apa kabar mas adit,,,lama tak bersapa yaaahhhh heheheheh artikelnya masih selalu menarik dengan pemikiran-pemikiran yang sebelumnya belum pernah terlintas diotak saya yang ntah disibukkan oleh apa hehehehehehe,,,,,iya ya mas kenapa negara kita tercinta jadi ruwet gini ya, padahal jika ditelaah lagi negara ini punya kekayaan yang melimpah

mungkin bener apa yang andrea hirata bilang dibukunya laskar pelangi "kekayaan itu kutuka" ehhmmm,,, kurang lebih kaya gitu mungkin ya bunyinya hehhehehe lupa-lupa inget gitu mas

Clara mengatakan...

ini beneran telepati kah?
hehehehe....saya setuju, banyak ketidakadilan di indo. Gaji menteri lah mau dinaikin, lah pikirin dulu aturan gimna nasib rakyat yg lain...ckckckc

Rizky2009 mengatakan...

wah hebat kamu sob bisa telepati sama SBY...... kalau urusan politik..... No Coment dah sob

Ngeposting ni yee mengatakan...

kagak ngerti sOb, dengan yang namanya pOlitik,,
hehe,,
salam keNal sob,,

Kang Sugeng mengatakan...

wuiiiiiiiiiiiiih,... hebat hebat... gimana tuh caranya sampai bisa bertelepati sama Pak SBY...? andaikan saya bisa pasti saya akan menanyakan gimana nasib kenaikan gaji kami para buruh...

buwel mengatakan...

Yups semoga Bapak SBY tahu neh, dan membaca ini... kira2 apa reaksinya beliau ya... :-)

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

SBY itu pemarah...?

Ali Mas'adi mengatakan...

wuih..hebat..bisa telepati loh... besok ajarin yah...

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

Bila ingin adanya perubahan harus ada yang mau merubah...siapapun dan dengan cara apapun, saya setuju saja dengan cara mahasiswa yang melaksanakan demo tapi sekaligus tak setuju dengan cara mereka berorasi yang terkesan menghujat bahkan membakar foto pimpinan negri. Saya pikir itu bukan cara yang simpatik...namun pemerintah juga kita harapkan tidak menutup mata dengan apa yang telah disampaikan para mahasiswa melalui demonya...

Newsoul mengatakan...

Soal Pak Beye, no comment. Sebagai rakyat saya menunggu saja (sambil terus mendukung) apa kebijakan yang baik dan diperlukan bangsa ini dari beliau. Mudah-mudahan segera terlihat.

Mamah Aline mengatakan...

saya sependapat sama aditya, presiden kita bersikap hati-hati dan juga penuh pertimbangan sehingga untuk menindak lanjuti masalah pun perlu evaluasi dan koordinasi yang memakan waktu cukup lama

Facechan mengatakan...

Setuju...

Emng kalau diitung2 100 hari itu adalah 5% dari masa pemerintahan Presiden...

Dari 5% masa jabatan itu tidak bisa menghasilan sesuatu yang significan...

Yang kita lihat adalah hasil dari 5 tahun tersebut...

Fais cWaKep mengatakan...

postingan'y keren bnget bro....
smoga aja oknum yg ikut demo membaca ini..

Grace mengatakan...

Glad to see you again and I am happy to know that I am able to help you out in my own little way. By the way, you may want to get the free report for the roadmap to become a blogger. The content is really good and you will learn a lot from it. It's from one of my favorite professional blogger, Yaro. He's been into blogging industry for such a long time. Don't worry because you can download the report for free. How you can get? Just visit my blog cause I posted it there. See you again!

penghuni60 mengatakan...

kunjungan mlm seorang tmn...
Nice posting bang...!

jhonson blog mengatakan...

keadilan ntuk rakyat kecil memang belum terlaksana,beberapa kasus cenderung merugikan rakyat.memang kondisi dunia politik dan pejabat kita seperti itu...mau berkata gimana lagi?.....diangkat ke acara talkshow sudah,di demo mahasiswa/rakyat sudah....tapi itu semua seperti angin lalu bagi mereka.

dlm kasus bank century,jelas jelas pernyataan para pejabat elite sungguh membinggungkan publik,gak tau mana yg benar dan salah,masing2 mengeluarkan statment dan argumen masing2 yg seolah-olah itu benar ^_^

cuman satu pertanyaan yg menganjal dihati : kapan lah pemimpin kita serius memperhatikan rakyat dan negaranya?.

Cerita Tugu mengatakan...

nitip tanya mas Adit, uang BLT dialihkan saja untuk para petani biar para petani jadi makmur,ini lebih bermanfaat

Ngeposting ni yee mengatakan...

tIpsnya hanya meNggUnakan ukuran image yang kecil sOb,,
itu aja,,
gImana kAlaU kIta tUkeraN liNk ??

aaSlamDunk mengatakan...

hehehe dukung slam cukup dengan koment bang
disini
http://aaslamdunk.blogspot.com/2010/01/kopi-khas-nusantara.html
dan disini
http://aaslamdunk.blogspot.com/2010/01/semarang-banjir-kuliner.html

makasi buat dukunganya bang hehehe

aaSlamDunk mengatakan...

lagi hot hotnya ni berita ya di TIPI

tadi malem liat di tipiwan
ada narasumber membandingan dengan presiden Bush
waktu bush dilempar dengan sepatu, dia tidak menjelek-jelekan atau membuat statement yang seakan meminta belas kasihan. dia dengan santai menanggapinya

tapi pak es be ye malah membesar besarkan maslah itu dan seakan akan meminta belas kasihan (melas) supaya mengutuk pelaku demo?

yup tapi semoga pak es be ye bisa mengemban amanat rakyat dengan sebaik baiknya...LANJUTKAN

rumah blogger mengatakan...

saya ada usul, bagaimana kalau ANGGODO aja kita jadikan presiden....

sabirinnet mengatakan...

sekarang rakyat memang sudah pintar2, tapi sayang banyak yg sok pintar...karena uang 20 ribu aja mau menjual harga diri sebagai orang upahan untuk demo politis,...kacau deh

ice blended vanilla mengatakan...

mas adit... heheh... rumah aku di bandung mas.... heuehue

zee mengatakan...

Saya agak malas nih berkomentar ttg politik. Menyimak saja :)

Grace mengatakan...

Hi Aditya, see you again here. Yes, it is Yaro Starak from Australia. Im happy to know that you too admires him. And by the way, welcome to adsbanger. See you!

myvipdb mengatakan...

wah sorry telat mampir,repot nich...

posting mantab

ehm...
pcy tak pcy
....................

soul connect

aku pernah coba tp hanya dgn ortu aja

Zippy mengatakan...

Hmmm...kalo soal penilaian 100 hari kerje, menurut saya gak adil kalo hnya dinilao selama 100 hari doank...
Ya...ditengah kondisi ekonomi yang seperti ini, rasanya susah kalo hanya berharap sama 100 hari tersebut... :)

Dan...buat mereka yang menginginkan beliau turun jadi Presiden, ada kalanya berkaca...
Apa mereka pikir mereka bisa..??
Haduh...susah jadi presiden mah...

Joddie mengatakan...

he.he.. artikel cerdas ginian nih yg gw suka.. simpel tapi penuh makna.. ^^
btw, btw, di tempatku ada kompetisi artikel nih, simak infonya di http://www.ceritainspirasi.net/anti-korupsi-blogpost-competition/ ; artikel pemenang akan diterbitkan, sebuah kehormatan tersendiri bagi saya jika mas Aditya bisa ikutan.. artikel gak harus berat kok.. bisa lewat cerita2 simpel tapi penuh makna seperti ini, tak tunggu yah.. ^^

KucingTengil mengatakan...

HHHHHHHHHHHHHHHHH.... makin capek deh meliat kinerja SBY makin lama makin menguras uang negara buat kepentingan golongan. Rakyat makin miskin, duit negara malah dihambur2kan buat yg kaya. Bagooooesssss.... andai bisa jitak SBY lewat telepathy

ridu mengatakan...

wah menarik sekali yaa idenyaa.. seandainya bisa beneran pasti enak karena gak bisa disadap :p

sosial seni budaya bisnis mengatakan...

iya..nih....tapi yang milih siapa yah....dan yang men demo siapa sih....

baiknya jangan ikut ikutan demo lah...mending mikirin diri aja..berbenah....gitu.....tinggkatin aja potensi diri kita ..ye sob....sapa tau kita mah yang jadi presiden nanti.....pelan namun pasti generasi pasti berubah.....dan moga generasi yang akan datang akan lebih baik.....dan yang buruk jangan ditiru dan jangan mengulangi kesalahan yang sama

minomino mengatakan...

ada tag di blog saya, mudah2an mau mengerjakan :)

Candra Blog mengatakan...

posingan yang keren bos meskipun saya kurang ngerti... hehehe



_salam kenal_